Jumat, 09 Maret 2012

Karakteristik Sistem Terdistribusi

     Penggunaan sistem selalu mengacu pada fungsi yang dibutuhkan, sehingga dalam penggunannya diharapkan dapat sesuai dengan kebutuhan sistem yang akan dibangun. Tentunya terdapat berbagai macam sistem untuk menyelesaikan berbagai masalah yang timbul untuk diselesaikan oleh suatu sistem. Sistem yang populer dan banyak digunakan adalah sistem terdistribusi. Implementasi dari sistem distribusi yang paling jelas dihadapan kita adalah internet. Dengan internet kita dihadapkan pada sistem terbuka yang dapat menavigasikan usernya keberbagai tujuan dan kebutuhan user.

     Tentunnya setiap sistem memiliki karakteristik, hal ini untuk mengkategorikan dan mengelompokkan serta memudahkan pengembang dalam mengembangkan sistem, hal ini juga dapat memeudahkan dalam pengerjaan sistem secara berkelompok karena memiliki parameter yang sama dalam mengembangkan sistem.
Adapun beberapa karakteristik yang perlu diperhatikan dalam pengembangan sistem terdistibusi adalah sebagai berikut :
  1. Transparency (Kejelasan)
  2. Communication (Komunikasi)
  3. Performance & Scalability (Kinerja dan Ruang Lingkup)
  4. Heterogeneity (Keanekaragaman)
  5. Opennes (Keterbukaan)
  6. Reliability & Fault Tolerancy (Kehandalan dan Toleransi Kegagalan)
  7. Security (Kemanan)
     Dari tujuh karakteristik di atas, selanjutnya setiap karakter akan dijelaskan lebih jelas sebagai berikut :

  1. Transparency (Kejelasan)
  2.      Dari satu karakter mengenai kejelasan, hal ini dipisahkan lagi menjadi 7 fungsi yang berbeda adapun fungsi tersebut adalah sebagai berikut :

        Access transparency
    Sumber daya lokal dan remote di akses dengan menggunakan operasi yang sama.

        Location transparency
    Pengguna sistem tidak tahu mengetahui keberadaan hardware dan software(CPU,…le dan data).

        Migration (Mobility) transparency
    Sumber daya (baik berupa Hardware dan/atau software) dapat bebas berpindah tanpa mengubah sistem penamaan.

        Replication transparency
    Sistem bebas untuk menambah …le atau sumber daya tanpa diketahui oleh user (dalam rangkan meningkatkan kinerja)

        Concurency transparency
    User tidak akan mengetahui keberadaan user lain dalam sistem, walaupun user tersebut menggunakan sumber daya yang sama.

        Failure transparency
    Aplikasi harus dapat menyelesaikan prosesnya walaupun terdapat kegagalan pada beberapa pada komponen sistem.

        Performance transparency
    Beban kerja yang bervariasi tidak akan menyebabkan turunnya kinerja sistem, hal ini dapat di capai dengan melakukan automatisasi konfigurasi terhadap perubahan beban.


               2.Communication
    Komponen-komponen pada sistem terdistribusi harus melakukan komunikasi dalam suatu urutan. Sebagai berikut :

    • Infrastruktur jaringan (interkoneksi dan software jaringan)
    • Metode dan Model komunikasi yang cocok
    •  Metode komunikasi :
    • Send
    • Receive
    • Remote Procedure Call

    • Model Komunikasi

    • client - server communication : pertukaran pesan antara dua proses,  dimana satu proses (client) menggunakan / meminta layanan pada server dan server menyediakan hasil dari proses tersebut.
    • group mulitcast : target dari pesan yang dikirimkan adalah gabungan dari proses, yang berasal dari suatu grup.

               3. Performance and Scalability
    Ada beberapa faktor yang mempengaruhi kinerja (performance) dari pada
    sistem terdistribusi :

    • Kinerja dari pada personal workstations
    • Kecepatan infrastruktur komunikasi
    • Fleksibilitas dalam membagi beban kerja : contoh, apabila terdapatprosesor (workstation) yang idle maka dapat di alokasikan secara otoma-tis untuk mengerjakan tugas2 user.

    • Scalability
      Sistem tetap harus memperhatikan efesiensi walaupun terdapat penambahan
      secara signfikan user atau sumber daya yang terhubung :
    • Cost (biaya) penambahan sumber daya (resources) harus reasonable.
    • Penurunan kinerja (performance) diakibatkan oleh penambahan user atau sumber daya harus terkontrol.
    •  
      4. Heterogeneity
      Aplikasi yang terdistribusi biasa berjalan dalam keberagaman :
    • Hardware : mainframes, workstations, PC’s, server dll.
    • Software : UNIX, MS Windows, IMB OS/2, LINUX dll.
    • Devices : teller machine, robot, sistem manufacturing dll.
    • Network dan Protocol : Ethernet, FDDI, ATM, TCP/IP dll

    • Melihat keaneka ragaman di atas maka salah satu solusi yang bisa diterapkan adalah Middleware : berfungsi sebagai jembatan untuk komunikasi dan proses.

      5. Opennes
      Salah satu hal terpenting yang harus dimiliki oleh sistem terdistribusi adalah opennes (keterbukaan) dan ‡exibility (‡eksibilitas) :

    • Setiap layanan (services) harus dapat di akses oleh semua user.
    • Mudah dalam implementasi, install dan debug services;
    • User dapat membuat dan menginstall service yang telah dibuat oleh si user tersebut.

    • Aspek kunci pada opennes :
    • Interface dan Protocol yang standard (seperti protokol komunikasi di internet)
    • Support terhadap keanekaragaman. ( dengan membuat midleware seperti CORBA)

      6. Reliability dan Fault Tolerance
      Salah satu tujuan dalam membangun sistem terdistribusi adalah memunkinkan untuk melakukan improvisasi terhadap kehandalan sistem.
      Availability : kalau mesin mati (down), sistem tetap harus berjalan dengan jumlah layananan yang tersisa.

    • Dalam sistem terdistribusi componen yang sangat vital (critical re-sources) berjumlah se minimal mungkin. Yang dimaksud dengan crit-ical resources adalah komponen yang harus ada untuk menjalankan sistem terdistribusi.

    • Masing - masing Software dan Hardware harus di replikasi : kalau ter-jadi kegagalan / error maka yang lain akan menangani.

    • Data dalam sistem tidak boleh hilang, copy dari …le tersebut disimpan pada secara redundan pada server lain, tapi tetap harus dijaga konsistensi datanya.

    • Fault Tolerance : Sistem harus bisa mendeteksi kegagalan dan melakukan tindakan dengan dasar sebagai berikut :

    • Mask the fault (menutupi kegagalan) : tugas harus dapat dilanjutkan dengan menurunkan kinerja tapi tanpa terjadi kehilangan data atau informasi.


    • Fail Gracefully : membuat suatu antisipasi terhadap suatu kegagalan ke suatu prosedur yang telah di rencanakan dan memungkinkan untuk menghentikan proses dalam waktu yang singkat tanpa menghilangkan
      informasi atau data.


    • 7. Security

    • ondentiality : keamanan terhadap data yang di akses oleh user yang tidak di per-bolehkan (unauthorizes user)


    • Integrty: keamanan terhadap kelengkapan dan autentikasi data.


    • Availability : Menjaga agar resource dapat selalu di akses.


    Sistem terdistribusi harus memperbolehkan komunikasi antara program/user/resources pada computer yang berbeda, maka resiko keamanan akan muncul apabila memberlakukan free access. Dan ada hal lain juga yang harus dijamin dalam sistem terdistribusi, yaitu : penggunaan rerources yang tepat oleh user yang berlainan.
sumber :
Suhatril SKom., Ruddy J.  Catatan Kuliah Sistem Terdistribusi. 2004.

Kamis, 29 Desember 2011

manbook CI 4ia09news

1. INSTALASI
Untuk menampilkan web ini dapat dilakukan dua buah cara, yaitu offline dan online. Sebelumnya, terdapat satu buah folder dan satu buah file yang diberikan jika seseorang ingin memasang web ini baik offline maupun online, yaitu folder proyeknya dan file database beresktensi “.sql”. berikut merupakan file yang disediakan dalam sebuah paket folder :



Berikut merupakan langkah-langkahnya :

1.1. OFFLINE
1.1.1. Install xampp (ini dipergunakan untuk mengaktikvkan lokal server(apache), mysql. Jika sudah aktiv akan tampak seperti gambar di bawah ini :


Indikator yang menyatakan bahwa apache dan MySql aktiv adalah kata running yang berada di sebelah kanan kata apache dan MySql
1.1.2. Copy atau tempatkan folder proyek yang tersedia (TIDAK DENGAN FILE “.sql” nya) ke folder htdocs yang berada pada path “C:\xampp\htdocs”. Sehingga tampak seperti berikut :

1.1.3. Selanjutnya terapkan(implementasikan) database yang sudah disiapkan agar web bisa diakses. Buka http://localhost/phpmyadmin/, lalu buat database sesuai kebutuhan anda seperti pada gambar berikut :

1.1.4. Setelah berhasil membuat databasenya maka lakukan import database yang sudah tersedia. Seperti gambar berikut :

Pilih button “go” sehingga database saat ini terisi dengan table-tabel yang dapat digunakan oleh web.
1.1.5. Atur database, caranya dengan mengatur pengaturan berikut :

$db['default']['hostname'] = 'localhost'; //database hostname
$db['default']['username'] = 'root'; //database priveleges name
$db['default']['password'] = ''; //database priveleges password
$db['default']['database'] = '4ia09news'; //database name
$db['default']['dbdriver'] = 'mysql'; //database CI driver

Lakukan pengaturan di atas pada file database.php pada folder application/config.


1.1.6. Pengaturan selesai dan web sudah bisa di akses, akan tampak seperti pada gambar di bawah ini :

Rabu, 12 Oktober 2011

Era Baru E-business

Melalui keunggulan dalam hal komunikasi, information retrieval dan information search, Internet bisa dimanfaatkan untuk berbagai macam keperluan bisnis (Tciptono & Diana, 2000), di antaranya berbagai sebagai :

  • Yellow pages, berupa database terorganisasi yang memuat aneka ragam informasi produk, perusahaan, iklan, berita, hiburan, dan sebagainya.

  • Web traffic control, berfungsi sebagai iklan yang menarik perhatian para pengguna Internet agar mengunjungi situs-situs tertentu.

  • Online store front, berupa gerai (outlet) penjualan virtual seperti www.amazon.com maupun mal-mal virtual yang kini semakin marak dijumpai.

  • Standard Websites, berupa homepages dan alamat e-mail untuk kontak atau layanan pelanggan.

  • Business to business links, berupa koneksi pada jaringan bisnis yang dimiliki perusahaan. Misalnya, PeopleSoft menyediakan pula links ke berbagai klien atau pelanggan bisnisnya. Selain itu, bisa pula berupa semacam web rings yang terdiri atas beberapa situs yang saling mempromasikan satu sama lain (co-promoting) dengan jalan bertukar links antarsitus dan secara bersama-sama menjual ruang iklan yang tersedia kepada pihak ketiga.

  • Community sites, seperti ruang ‘ngobrol’ (chatting room) khusus untuk kelompok pelanggan tertentu. Contohnya, sejumlah parenting sites menyediakan ruang diskusi bagi para ibu rumah tangga untuk berbincang-bincang seputar persoalan sehari-hari di antara mereka, misalnya tip merawat bayi, memandikan bayi menyiapkan menu khusus untuk balita, dan seterusnya.

  • Informational/image sites, yaitu situs tidak memiliki fungsi komersial langsung, namun lebih menekankan aspek penyajian informasi, misalnya ABS (Australian Bureau of Statistics), BPS, World Bank, Asian Development Bank, dan seterusnya.

  • Content-based sites, di mana pengguna jasa harus membayar biaya keanggotaan (membership fee) agar bisa mendapatkan akses ke isi situs bersangkutan.

Selain itu, berkembangnya e-business juga menandai era baru pemasaran, yakni era digital marketing yang bercirikan (Diana 2000; Tjiptono 2000b) :

  1. Insignifikansi Batas-Batas Geografis

  2. Reformasi Saluran Distribusi

  3. Berakhirnya Era 'Push Strategy'

  4. 'Perfectly Informed Costumers'

  5. Manajemen Pelanggan

  6. Customerization

  7. E-Relationships

  8. Digitalisasi Proses Pemasaran

  9. Bisnis Navigasi

  10. Pemanfaatan Internet Untuk Menciptakan Keunggulan Kompetitif

  11. Komunikasi Interaktif

  12. Cybercommunities

  13. Pelelangan Produk Online

  14. Sistem Pembayaran Elektronik(E-Payment)

Rabu, 28 September 2011

Pergeseran Paradigma Bisnis (Market Place to Market Space)

Seiring perkembangan zaman dan teknologi, banyak hal yang mengalami perubahan makna dan pergeseran paradigma, begitupun dalam bisnis. Implementasi e-business menuntut pergeseran paradigma secara fundamental, dari yang semula marketplace dengan menekankan interaksi secara fisik antara penjual dan pembeli menjadi marketspace yang mengandalkan transaksi elektronik(Rayport & Sviokla, 1995). Pergeseran ini ditandai dengan perbahan dari geographic business model (location-based) menjadi global business model(virtual marketspace). Marketspace merupakan kembaran digitalnya marketplace fisik, di mana rantai nilai virtual dan logistik virtual dibutuhkan untuk menyalurkan barang dan gagasan intingible dalam jaringan data, namun dengan dukungan minim lingkungan fisik.

Dalam traditional marketplace, lalu lintas informasi, produk/jasa, dan pembayaran bersifat fisik (location-based). Dengan kata lain, model bisnis yang berlaku adalah geographic business model. Sebaliknya, dalam dunia virtual marketspace, aliran informasi produk, proses komunikasi antara produsen dan konsumen, distribusi produk/jasa dan transaksi berlangsung dalam dunia maya/virtual. Dalam dunia virtual, batas-batas geografis sudah tidak lagi relevan karena model bisnisnya adalah global business model. Setiap orang yang memiliki akses ke Internet dapat mengambil bagian dalam model bisnis mutakhir ini, misalnya dengan melakukan browsing di Internet untuk mencari informasi mengenai produk, produsen, dan harga, men-download perangkat lunak atau data tertentu, mengirim e-mail kepada produsen, melakukan chatting dengan konsumen lain, melakukan transaksi pembayaran dengan beraneka fasilitas mutakhir (seperti kartu kredit, smart card, Internet interface maupun automatic ordering), dan sebagainya.
Secara garis besar, kemajuan teknologi Internet yang disertai dengan berkembangnya bermacam-macam titik akses (access points) seperti World Wide Web (WWW) membawa tiga implikasi utama :

  1. percepatan globalisasi industri;

  2. multidimensional proses penciptaan nilai(value-addition process); dan

  3. tingkat hambatan masuk industri


  • Percepatan Globalisasi Industri

  • Akses ke WWW membuka peluang bagi setiap perusahaan untuk memasuki pasar global. Perkembangan infrastruktur jaringan intra dan inter-korporasi memudahkan perusahaan untuk melakukan 'co-R&D dan co-marketing' di berbagai kawasan geografis dan zone waktu berbeda di seluruh penjuru dunia secara simultan. Era R&D (research and development) dan pemasaran global 24 jam melalui jaringan aliansi strategik yang kompleks kini telah menjadi kenyataan.
  • Multidimensional Proses Penciptaan Nilai

  • Pada prinsipnya, WWW dan jaringan sejenis lainnya bukan sekedar infrastruktur, namun sekaligus juga pasar. Dalam market space, nilai(value diciptakan melalui manajemen 3C: Content, Context, dan Carrier (infrastructure), yang berlaku untuk level individual , bisnis, maupun struktur industri. Content mencakup produk fisik yang diperluas dengan jasa informasi dan informasi itu sendiri. Context berupa saluran berupa saluran elektronik atau outline produk/jasa. Carrier merupakan operator infrastruktur elektronik yang digunakan. WWW memungkinkan setiap individu di manapun untuk mengakses atau berpartisipasi dalam suatu jaringan tertentu. Implikasinya, proses penciptaan nilai melalui pemanfaatan jaringan Internet bisa bersifat multidimensional. Internet memfasilitasi perkembangan dan efektivitas value constellations (penciptaan nilai melalui berbagai sumber interaktif dan synchronous dalam lingkungan elektronik.
  • Tingkat Hambatan Masuk Industri.

  • Infrastruktur informasi berdampak signifikan pada tingkat hambatan masuk industri.Di satu sisi, dalam kasus tertentu akses ke infrastruktur informasi menghadirkan peluang bisnis global yang bahkan sebelumnya menghadirkan peluang bisnis global yang bahkan sebelumnya tidak terbayangkan, misalnya bisnis portal, e-book, dan virtual stores.
    Akan tetapi, di sisi lain, dalam beberapa industri jasa berbasis informasi yang sifatnya industry-specific justru bisa menciptakan hambatan masuk yang signifikan.
    Contohnya, sistem distribusi global dalam industri penerbangan dan biro perjalanan wisata telah menciptakan infrastruktur informasi sedemikian canggihnya sehingga setiap pelaku bisnis baru maupun yang sudah ada harus mendapatkan akses ke dalamnya agar bisa berpartisipasi dalam industri bersangkutan.

Di sisi lain, Internet mengubah cara organisasi merancang, memproses, memproduksi, memasarkan, mengomunikasikan, dan menyampaikan produk dan jasanya. Lingkup persaingan global juga menuntut integrasi dan koordinasi antara departemen sistem informasi, pemasaran, layanan pelanggan, dan departemen - departemen lainnya dalam organisasi.
Secara lebih rinci, Kiani (dikutip dalam Turban, et al., 2000)
mengidentifikasi 10 pergeseran dari marketplace menjadi marketspace, yaitu :
(1) dari pemasaran dan periklanan masal menjadi pemasaran dan periklanan interaktif(one-to-one)
(2) dari produksi massa menjadi mass kustomisasi
(3) komunikasi monolog menjadi dialog
(4) dari katalog kertas menjadi katalog elektronik
(5) dari model komunikasi one-to-many menjadi many-to-many
(6) dari supply-side thinking menjadi demand-side thinking
(7) dari pelanggan sebagai target menjadi pelanggan sebagai mitra
(8) dari segemntasi menjadi komunitas
(9) dari produk dan jasa fisik menjadi produk dan jasa digital
(10) dari intermediasi menjadi disintermediasi dan intermediasi baru.

*sumber e-business Anastasia Diana & Fandy Tjitono

Minggu, 19 Juni 2011

Tenggelam di ujung senja dan tak mungkin lagi kembali. Itulah matahari di sore hari, tak ada yang terlihat begitu bahagia kecuali para bintang yang bergembira kemudian menari di langit malam yang cerah. Sekejap mata berkedip kemudian kembali melihat indahnya bintang yang berkilauan bagaikan berlian bermandikan cahaya. Namun, mereka memancarkan bukan bermandikan. Mereka terus bertambah akibat tumbukan galaksi yang semakin meluas tak berujung.

Melihat setitik cahaya di gelapnya malam tanpa bulan, mungkin tak seindah malam-malam bersamanya. Namun, tarian bintang terus berlanjut tanpa memperdulikan waktu yang terus berlalu. Sedikit demi sedikit bulan hilang dipertengahan bulan september yang dingin, angin bertiup tapi dia masih duduk di atas batu harapan yang dia khayalkan sendiri.

Tak begitu lama dia beranjak karena cahaya komet telah menghilang di ufuk timur. Tetesan embun memberikan aroma pagi yang sejuk bersama bunyi tetesan hujan di pagi subuh itu. Seakan tak mau berakhir dia akan melanjutkannya dalam mimpi. Berkendara bersama komet mungkin akan membuatnya cepat tua, setidaknya begitu yang dikatakan einstein tentang relativitas. Namun, siapa perduli. Itulah mimpinya.

Tak begitu lama dia masuk ke mimpi yang justru begitu aneh. Dia berada di sebuah perang yang berkobar diantara rumahnya dan rumah kerabatnya. Dia hanya menangis dan begitu ketakutan menghadapinya. Sesaat dia terjebak dalam sesaknya nafas akibat bantal yang menutup hidungnya. Tapi mimpinya belum berakhir, dia tidak berlari atau ikut perang. Mungkin terlalu takut atau memang dia seorang pengecut.

Bangun dari mimpi adalah hal yang aneh. Semua kejadian hebat yang baru saja terjadi ternyata hanya mimpi. Dalam hatinya dia bersyukur, karena dia bukan seorang prajurit pikirnya. Hidup bukanlah hal yang harus dibuang begitu saja, semua latihan bela diri yang dilakukan prajurit hanya berakhir dengan sebuah ujung tombak yang melekat tepat di jantung yang sedang memompa darah ke seluruh tubuh, berharap empunya terus hidup. Namun, sang jantung tak kuat lagi menahan desakan tombak yang tajam dan keras. Kemudian sang jantung berhenti. Untuk itukah hidup seorang prajurit? Pikirnya.

Dia masih terlalu kecil untuk memikirkan arti rasa bangga karena menjadi pahlawan. Dia hanya seorang anak yang senang menatap bintang di langit luas yang dihiasi bulan dan awan di antaranya. Berlari dan terus berlari di padang rumput tempatnya biasa bermain, tapi pikirannya melayang ke mimpi yang dia impikan semalam. Seakan semuanya menjadi nyata di matanya.

Melihat temannya berlari ke arahnya, dia melupalakan apa yang dia pikirkan. Mereka telah bersama sejak mereka bisa saling mengenal. Kebahagian adalah yang mereka rasakan setiap mereka bersama. Mungkin perang akan berhenti jika semua orang merasakan kebahagaian saat mereka bersama. Kemanapun mereka melangkah mereka selalu bahagia. Kehidupan bukanlah sesuatu yang harus ditangisi, setidaknya bagi mereka. Mungkin mereka tak mengetahui siapa orang tua mereka. Mereka hanya tau satu sama lainnya ada dan saling mengisi.

Saat ini mereka menuju bukit untuk melihat pemandangan terindah yang mereka bisa rasakan di dunia tempat mereka berdiri. Mimpi mereka adalah terbang, berharap mereka bisa mengepakan sayap dan merasakan aliran udara yang mengalir diantara bulu yang menyelimuti sayap mereka. Merasakan lembutnya awan, walau mereka tidak tahu bagaimana dan dari apa awan tercipta. Mereka hidup di pikiran mereka. Hidup adalah kebahagian bagi mereka. Menurutnya tertawa adalah obat segala penyakit yang tercipta dari kekuasaan maha dahsyat yang di miliki sang kuasa.

Hamparan karpet hijau terpampang sejauh mata mereka memandang, seakan apa yang mereka lihat saat itu adalah lukisan yang begitu indah yang diciptakan oleh sang kuasa pikirnya. Mungkin sang kuasa adalah seorang pelukis pikirnya.

Berjam-jam mereka berada di atas pohon, membicarakan dunia yang mereka pikir tak sesempit yang saat ini ada di depan matanya. Yang ada diluar kampungnya mungkin lebih indah lagi dari yang saat ini bisa dia lihat. Namun, mereka takut. Mereka adalah pemimpi bukan pemberani.
Ketika saatnya tiba, mungkin mereka akan jadi pemuda yang gagah dan tampan. Tapi saat ini mereka hanyalah pemimpi. Memimpikan keluar dari kehidupan yang membelennggu dan bahagia menjalaninya bersama sahabat sejatinya.

Disunyinya hutan terdengar sayup-sayup gelak tawa yang datang dari sebuah pohon paling tinggi yang ada di hutan. Tapi terdengar suara lain yang memecah kesunyian hutan, suara perut Sora terdengar sangat keras dari sebuah perut seukurannya. Mereka kembali tertawa disunyinya hutan.
Bergegas mereka menuruni satu demi satu dahan yang bisa diraih oleh kaki mereka. Mungkin kaki tidak memiliki mata, namun kaki mereka bisa melihat dahan dan menuruninya begitu cekatan. Sesampainya di tanah, mereka terburu-buru mencari pohon buah terdekat yang terbayang olehnya. Ini mudah sekali ditebak, mereka berlari ke pohon buah pir termanis yang pernah mereka temui.

Hutan bukanlah tempat yang menyeramkan, selama di wilayah yang mereka tandai. Mereka memperluasnya seiring bertambahnya umur mereka. Beberapa tahun yang lalu mereka hanya berada beberapa meter dari parimeter terluar desa. Saat ini mereka sudah berada di air terjun impian, sekali lagi dipikiran mereka. Mereka begitu tertarik dengan apa yang mereka pikirkan, memikirkan detik yang berhenti, bintang yang digenggam, berjalan di pelangi dan hal-hal yang mungkin tak pernah di pikirkan oleh orang-orang di desanya.

Sesekali mereka membuat yang mereka impikan dan banyak kegagalan yang mereka rasakan. Sakit, jelas sakit. Tapi, mereka tetap tertawa dan bahagia karenanya.

Jumat, 17 Juni 2011

the library

I never think i would be here. But i'm here now. This is the place that i can find something new that i couldn.t find it before. The library taught me that i knew nothing. This place is full of science, and pleasure.

Before the sun rise i've wake and get ready for my day, today. I hope everything will be good. But i know everything will be good today. Because the place that i wanna go is the best place in the world. Like i have my world in my hand. You know, maybe internet can give you everything. But pleasure when you here is more than everything that i can got from internet. Someday i will build it by my self.

There's a lot of story about the world on the library. I can't tell you one by one. but you can out from your room and go to the library and find it out. I've read story about war in mideast and fairytale from europe there, Shakesphere there's too...

A lot of dream appears in library. About love, life and everything you can imagine. If you wanna feel it too. Come to library and feel it...

if i could

if i could change the world where i live now...
what i would do??

i try to answer this question...
but i cann't..
why??

i never live in the future...
i just in the time where i life now...

but i think if i do my best in every second of my life ..
whather the world will chage leter??
i think it will change to the bright side...

everyone know the world will doom someday...
but do the best thing you can do isn't fault....
why??

because i trust about life after life...

it'll be fun there if i do the best think now and happy there...
fill your life with laugh...
and joy...

laugh with people who you love them...
and make everyone joy with your existance...